Selasa, 17 Februari 2015

Pernah Ada


pernah ada suatu masa di mana kamu begitu ingin menulis ulang sejarah hidupmu dan merangkumnya dalam berlembar-lembar kertas, seolah dengannya masa lalu dapat diputar dan segala yang terjadi mampu kembali seperti saat dia dulu terjadi. ada detik ketika kamu ingin bersedih melihat trotoar yang dulu sering kamu lalui. meski ketika kau melewatinya, semuanya sudah lain—kausadari dengan lirih.

gang pulasaren dan pisang cokelat yang tak pernah lagi kamu beli, jalan petatrean yang sekarang sudah dipenuhi konter hape, juga pagar hijau dari rumah yang pernah kamu tinggali. semua bagai pemakaman yang menyimpan seluruh melankoli dalam rindu yang tak lagi mampu menjadi nyata.

ada kalanya kamu ingin memutar kaset-kaset lama yang masih tersisa sedikit di lemari. lalu mengganti batrai walkman yang bertahun-tahun tak pernah kausentuh lagi. kau tak benar-benar mendengarkan sebenarnya, hanya mencari rasa bahagia yang dulu begitu sederhana, juga perasaan senang ketika membolak-balik kertas lirik dan mendengarkan dengan sabar hingga album bergulir dan hanya menyisakan beberapa menit saja. sebelum segalanya menjadi tawar. dan senyap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar