pernah ada suatu masa di mana kamu begitu ingin menulis ulang sejarah hidupmu dan merangkumnya dalam berlembar-lembar
kertas, seolah dengannya masa lalu dapat diputar dan segala yang terjadi mampu
kembali seperti saat dia dulu terjadi. ada detik ketika kamu ingin bersedih
melihat trotoar yang dulu sering kamu lalui. meski ketika kau melewatinya,
semuanya sudah lain—kausadari dengan lirih.
gang pulasaren dan pisang cokelat yang tak
pernah lagi kamu beli, jalan petatrean yang sekarang sudah dipenuhi konter hape,
juga pagar hijau dari rumah yang pernah kamu tinggali. semua bagai
pemakaman yang menyimpan seluruh melankoli dalam rindu yang tak lagi mampu
menjadi nyata.
ada kalanya
kamu ingin memutar kaset-kaset lama yang masih tersisa sedikit di lemari.
lalu mengganti batrai walkman yang
bertahun-tahun tak pernah kausentuh lagi. kau tak benar-benar mendengarkan
sebenarnya, hanya mencari rasa bahagia yang dulu begitu sederhana, juga
perasaan senang ketika membolak-balik kertas lirik dan mendengarkan dengan
sabar hingga album bergulir dan hanya menyisakan beberapa menit saja. sebelum
segalanya menjadi tawar. dan senyap.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar