:
lusy
meski
suatu kelak sedihku tak dikenali dan sehirup napas tak terjelang lagi, aku kan
terus menuliskanmu, dengan kata-kata dalam jiwaku. menjaga hadirmu biar selalu
hangat, dalam senyap maupun riuh. sebab rindu selalu mampu menjernihkan segala
keruh, dan menyederhanakan seluruh jumpa dalam sunyi doaku.
Senin, 9 Februari 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar