Minggu, 08 Februari 2015

09022015

: lusy

meski suatu kelak sedihku tak dikenali dan sehirup napas tak terjelang lagi, aku kan terus menuliskanmu, dengan kata-kata dalam jiwaku. menjaga hadirmu biar selalu hangat, dalam senyap maupun riuh. sebab rindu selalu mampu menjernihkan segala keruh, dan menyederhanakan seluruh jumpa dalam sunyi doaku.

Senin, 9 Februari 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar